INFORMASI :

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH DESA WONOHARJO

Rembug dan Kursus Tani Desa Wonoharjo, Petani Harus Siap Perubahan Iklim

Rembug dan Kursus Tani Desa Wonoharjo, Petani Harus Siap Perubahan Iklim

Wonoharjo - Dewasa ini terjadi perubahan iklim yang cukup masif akibat peningkatan suhu global. Salah satu faktor pendorong terjadinya hal ini adalah akibat emisi gas rumah kaca. Pertanian menempati peringkat kedua dalam produksi gas rumah kaca ini.

Dampak perubahan iklim ini sudah terasa di seluruh penjuru dunia. Para petani tak terkecuali di Desa Wonoharjo juga merasakannya. Para petani kesulitan sebab perhitungan pertanian yang telah turun menurun diajarkan oleh para leluhur, kini telah bergeser dan sulit diaplikasikan dalam kondisi saat ini.

Selasa (13/6/2023) BPP Rowokele adakan Rembug dan Kursus Tani yang bagi Kelompok Tani Desa Wonoharjo di Gedung Balai Desa Wonoharjo. Sebanyak 5 kelompok tani mengikuti kegiatan tersebut yaitu Kelompok Tani Margo Rahayu, Sumber Rejeki, Tani Makmur, Ngudi Lestari, dan Margo Waluyo.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan SIMURP. Peserta yang hadir diberikan materi mengenai penerapan teknologi CSA dan Climate Smart Agriculture. Harapannya dengan penerapan teknologi ini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain itu petani di Desa Wonoharjo jjuga menjadi waspada terhadap perubahan iklim.

Beberapa teknologi CSA yang dipresentasikan kepada petani diantaranya :

  1. Penanaman varietas unggul
  2. Penanaman tepat waktu
  3. Penggunaaan pupuk organik
  4. Penggunaan bibit usia muda dan tanam jajar legowo 2.1
  5. Teknologi irigasi intermitten dan AWD
  6. Penerapan pengendalian OPT ramah lingkungan

BPP rowokele menambahkan, para petani tidak perlu takut untuk menggunakan pupuk organik sebab dengan penggunaan pupuk organik secara konsisten dapat menghasilkan hasil panen yang sama dengan pupuk non organik. Selain itu penggunaan pupuk organik lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

 BPP Rowokele menambahkan akan ada 3 pertemuan lanjutan yang akan dilaksanakakan yaitu :

  1. Pelatihan perangkat uji tanah sawah
  2. Pelatihan pembuatan pupuk organik padat 
  3. Pelatihan rubuha

Harapannya dengan semua rangkaian pelatihan ini dapat membuat petani di desa wonoharjo lebih produktif, lebih ramah lingkungan dan lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Bagikan :

Tambahkan Komentar Ke Twitter