33 Balita Dusun Temetes Menerima PMT
Temetes - Masalah gizi dapat terjadi pada setiap siklus kehidupan, dimulai sejak janin. hingga menjadi bayi, anak, dewasa sampai usia lanjut. Saat ini Indonesia menghadapi masalah gizi ganda yaitu gizi kurang dalam bentuk Kurang energy Protein, kurang vitamin A, Anemia dan gangguan akibat kurang Iodium dan gizi lebih berkaitan dengan timbulnya penyakit degenerative seperti Diabetes Mellitus, jantung,hipertensi,dll. Masalah gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi. Keadaan tersebut secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi gizi balita. Oleh sebab itu untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi masyarakat tentang anak balita, pemerintah mengembangkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.
Sejumlah 33 balita di Dusun Temetes menerima PMT pada hari Senin (4/7/2022). Makanan yang diterima berupa susu, jus buah dan roti kering.
PLKB Kecamatan Rowokele yang turut hadir dalam acara tersebut mensosialisasikan mengenai bahaya stunting serta cara pencegahannya.
Di hari yang sama juga dilaksanakan imunisasi kerjar bagi balita di Dusun Temetes, dilanjutkan dengan sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Nasional oleh Welas K (Bidan Desa).
Admin